Senin, 22 Mei 2017

Bagaimana Cara Kami Meng-Guide Farm Agar Lolos Audit BAP

Let's share bagaimana cara kami meng-guide para supplier udang agar pass BAP.

This is a valuable article, I thought. Jadi semoga berguna bagi yang berkepentingan.

Tapi tunggu dulu, bagi yang belum mengerti apa itu BAP (Best Aquaculture Practice) bisa membaca artikel saya sebelumnya yang berjudul Yang Perlu Kita Ketahui Tentang Best Aquaculture Practice (BAP) Standard.

Dalam memilih mana supplier yang kami ajukan kepada Direktur untuk dibina, biasanya kami melakukan filter/penyaringan.

Kenapa harus difilter?

Kenapa tidak pilih secara random saja?

Jawaban: Keterbatasan waktu, tenaga, dan penghematan budget. [smile]

Tentu dong... karena kami hanya bisa satu per satu membina mereka dan sebaiknya memang seperti itu.. Agar lebih fokus. Karena setiap hal yang dilakukan dengan fokus, maka hasilnya akan lebih cepat dan lebih baik. Ya kan?

Dan jika kami langsung membina lebih dari 1 supplier, walah, bisa dibayangkan berapa budget yang akan kami habiskan untuk itu. Poin nya: kalau bisa lebih hemat, kenapa ga? [smile lagi]

Lalu filter apa saja yang kami lakukan? Berikut urutannya:
  • Peringkat CBIB
  • Kelayakan Legal
  • Kelayakan Fasilitas
  • Personality Klien
Agar lebih mudah menjelaskan, saya akan memasukkan ke-empat hal tersebut dalam langkah-langkah yang kami lakukan untuk memastikan pekerjaan ini selesai dengan kemungkinan berhasilnya tinggi (highly success possibility). Oke, berikut urutannya:

1. Birokrasi


Biasanya, diantara banyaknya supplier, kami memiliki data sebaik mana farm mereka diukur dari peringkat sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) nya.

Apa itu CBIB? Anda bisa baca artikel saya yang berjudul Perlukah Tambak Ikan atau Udang Bermodal CBIB?

Jika CBIB mereka baik, maka lulus filter pertama.

Lalu apa?

Koordinasi dengan owner/direktur perusahaan kami, apakah mau untuk men-support (meng-guide farm yang 'XXX'?

Setelah kami ajukan, behind the scene, Direktur kami mencoba menghubungi direktur/owner farm XXX tadi.

Owner 1 : Mbah, gelem ora tamba'e aku bantu ben lolos BAP?
Owner 2 : Lah BAP ki opo to le?
Owner 1 : Jaman iki rong reti BAP to mbah? BAP ki yo sertifikat kanggo membuktikan bahwa tamba'e sampean memenuhi standare amerika
Owner 2 : Untunge opo le?
Owner 1 : Untunge uuuuakeh mbah, tamba'e sampean iso nembus pasar internasional, iso menawar harga, ono seng dibanggani lah..
Owner 2 : Wah, nek ngono aku gelem le.. Regone piro?
Owner 1 : Wes ra usah mikiri regone piro, tak kirim uwongku nggon survei tamba'e sampean. Nek sampean gelem yo mungkin fasilitase nang tamba'e sampean ono seng kudu diperbaiki secara fisik.
Owner 2 : Yo wes, deal!

Just kidding lho. Tapi kurang lebih ya seperti itu lah ya..

Setelah kami mendapat jawaban 'YES' dari Direktur, maka lanjut tahap selanjutnya: Survey Lokasi.

2. Survey Lokasi


Survey ke farm (supplier) yang dituju, bertujuan untuk mengetahui secara detail kira-kira hambatan apa saja yang ada, sekaligus memperkirakan seperti apa solusinya.

Step inilah yang menghabiskan banyak waktu.

Step ini juga memiliki nama lain = Travelling [laughing]


Kok bisa?

Ya bisa saja...
Soalnya kan farm udang itu ada di pesisir pantai.
Juga ga mungkin kan ada di Jakarta?

Jadi gini, supplier kami itu kebanyakan berasal dari Lampung dan Jawa Barat, that's why we call it Travelling. hehe.

Mayan, buat melepas penatnya Jakarta.

But, the truth is kami harus memastikan pekerjaan ini happy ending dan selesai sesuai dengan target schedule. Konsekwensi dari kegagalan tentunya ga ada ya, palingan, malu.

Malu karena kami sudah menghabiskan budget untuk prepare nya. Malu karena berasa kami ini pecundang. Tapi bayangan kegagalan tidak kami jadikan beban, kami yakin saja, toh selama ini ga pernah gagal [dengan metode kami].

Ok, let's continue...

Kunjungan ke farm ini kami manfaatkan untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya sesuai dengan standard, terutama item-item yang diperlukan untuk mengisi form registrasi BAP farm.

Oh ya, sebagai gambaran, saya sudah menyediakan file xls (dalam bahasa inggris) untuk form tersebut. Silahkan didownload.


Untuk mempermudah pekerjaan, saya telah menyiapkan item-item ceklist hasil resume sendiri.
Anda bisa custom sesuai dengan kebutuhan. Berikut filenya:


.... to be continued

Sabtu, 29 April 2017

Survey Lokasi Shrimp Hatchery di Lampung

BAP 3 stars bukan lagi menjadi idaman, melainkan kebutuhan sejak supplier (red: buyer) kami yang notabene dari USA sana, mem-push kami untuk segera upgrade dari 2 stars. Oke, the most possible thing is guiding Hatchery team. No feed mills, why? Karena untuk meng-guide mereka, kami harus mengetuk tebalnya pintu birokrasi. Karena biasanya, feed mills is not a small company.

Berdasarkan database supplier Raw Material yang kami miliki, kami mempertimbangkan untuk membina salah satu perusahaan pembenihan udang (shrimp hatchery) yang berada di Lampung, yakni PT. Prima Larvae.

April 20th 2017, we are going to Lampung. Perjalanan yang cukup jauh memaksa kami untuk singgah dulu di Bandar Lampung. Next day, barulah kami menuju destinasi.

PT. Prima Larvae berada di Desa Way Rilau, Kecamatan Cukuh Balak, Tanggamus. Untuk menuju lokasi, kami membutuhkan waktu sekitar 5 jam, mengingat jalan menuju ke lokasi yang "kurang mendapat perhatian dari pemerintah". Bayangkan saja, jarak hanya 80-an kilo, memakan waktu 4 jam. Mantap toh jalannya?
Ya begitulah pemerintah Indonesia, kalo bahasa "keselnya" = ngapain aja sih mereka? Masuk jam 8 start kerja jam 9, pulang jam 3 sore. Kalo meeting maunya di Hotel. Bikin-bikin proyek buat habisin dana dari pusat. Makan gaji dari rakyat, tapi kok ga mementingkan rakyat? piye iki piye...? Ojo ndumeh, ah.

Sebetulnya, di garis pantai desa Way Rilau menyimpan potensi wisata yang sangat baik untuk digali. Tinggal pemerintahnya saja yang mau ato ga. Nah, Pemerintah lagi toh? Itu lho, pantainya indah dan bersih. Pasir putih dan bebatuan karang menghiasi pandangan. Adem! Syahdu! Asli...

Menyambut kami, mereka sangat welcome, keramah-tamahan khas Indonesia yang membuat kami merasa senang dan enjoy. Tentu saja, karena sebelumya kami sudah mendapat persetujuan dari Pimpinan Perusahaan PT. Prima Larvae untuk berkunjung dan melakukan survei.

Setelah survei di PT. Prima Larvae selesai, kami lanjut ke beberapa lokasi farm culturing. Considering purpose kami pada awalnya, Hatchery PT. Prima Larvae sepertinya akan mendapat giliran pertama untuk pass BAP assessment. Ya, wait and see in the next 2 months.



Kamis, 30 Maret 2017

Red Lobster Assessment @April 2017

Schedule sudah ditetapkan, 07/04/2017 akan ada audit Buyer, Red Lobster.
Ah, semakin banyak saja buyer list perusahaan ini. Great job buat tim marketing!!

Red Lobster, what is it? Berdasarkan link https://www.redlobster.com/our-story yang diakses pada 31/03/2017, mereka adalah market leader untuk seafood restaurants di USA. Red Lobster continues expanding globally, delighting guests in 11 countries and counting. begitu katanya, wow!!

Anyway, they have their own standards, hampir all food safety, beberapa item saja untuk socialnya.
Ganbatte tim!!!
2017 is crazy years, always audits, always assessments. BUT never mind! We're crazier!!! lol

Update 31/03/2017
Berikut screenshoot acceptable range mereka:


Selasa, 14 Maret 2017

Lokasi tambak ke-2 untuk BAP


Farm Tambak Bapak H. Tarmadi menjadi farm ke-2 yang kami bina untuk mendapatkan sertifikasi BAP.
Great farm, mungkin best of West Java, karena mereka memiliki fasilitas yang oke, tidak hanya dari segi culturing, tapi juga dari segi kelengkapan legal dan sosial awareness nya.

Bisakah meraih bintang 4? Even mereka pake pakan dan benur dari CP, namun sepertinya sulit karena masalah birokrasi. Well.. setidaknya bintang 2 juga sudah cukup.

Fix assessment schedule tgl 23-24 Maret 2017 with SGS.
Mr. Wawan will  be the Auditor.
Wish everything is under control and let's hope we pass it.

Bismillahirrohmanirrohim. Let's ganbatte!!

Update 27 Maret 2017
Alhamduillah, we pass it.. yay !!!
2 Major + 6 minor and we are working on it (CAR)
Next audit will be so challenged, we'll guide hatchery farm, chasing 4 stars..
What a wonderful jobs and great teamwork!!!

Senin, 16 Januari 2017

New challenge in 2017

Sebagai tim yang mengurusi masalah sistem dan dunia per'audit'an, di awal tahun ini, kami tengah mempersiapkan diri menghadapi tantangan baru:

1st - Walmart - target yellow
Regulasi walmart itu seru, gamblang karena tidak blur seperti BRC yang memerlukan kajian lebih lanjut.

2nd - Bimbing supplier lain untuk pass BAP
New locations: west java and Lampung

3rd - Initial BAP plant salah satu perusahaan rekanan
Ini adalah kali pertama untuk perusahaan ini diaudit BAP, dengan tim saat ini, cincay lah...

4th - Audit2 yang menumpuk di Januari - Maret [ Halal & BPOM, Surveilence 2 perusahaan, Sedex social audit)
Impression: woow!!!

Semoga 2017 ini perusahaan menjadi lebih berkembang... aamiin