Jumat, 19 Februari 2016

Kalibrasi Timbangan

Di Perusahaan makanan baik skala menengah maupun atas pasti ada tahapan penimbangan. Terlebih di pengolahan udang, ada banyak sekali step penimbangan.
Timbang penerimaan barang, timbang setelah deheading, timbang setelah cuci, timbang lagi setelah sortir, timbang setelah peel dan setelah freezing.

Semua timbangan itu kudu/harus dikalibrasi minimal per tahun dengan jasa pihak ke-tiga (BBIA, badan metrologi dan geofisika, dll).

Selain kalibrasi eksternal per tahun, diharuskan juga ada kalibrasi internal per 3 bulan.
Untuk apa harus dikalibrasi internal?
Untuk memastikan timbangan memiliki nilai koreksi sesuai ambang batas.

Apa itu nilai koreksi?
Nilai yang didapat setelah kalibrasi. Nilai ini digunakan untuk menambah/mengurangi nilai yang terbaca di display. Misal, nilai koreksi timbangan adalah + 1 gram. Hasil penimbangan udang 1 tanggok (yang terbaca di display) adalah 534 gram, maka nilai masa sebenarnya adalah 535 gram.

Begitu...

Lalu bagaimana cara kalibrasi internal?
Langkah2:
1. Siapkan anak timbangan 1 kg yang sudah dikalibrasi eksternal.
2. Siapkan timbangan yang akan dikalibrasi.
3. Usahakan ruang kalibrasi memiliki suhu dan kelembaban yang normal dan tidak ada gangguan.
4. Letakkan Anak timbangan di pan timbangan (ada 5 titik: tengah, kiri, kanan, atas, bawah).
5. Catat hasil timbangan sebagai M (Masa)
6. Angkat anak timbangan dan catat display sebagai Z (Zero)
7. Lakukan pengulangan per titik sebanyak 10 kali. Sehingga didapatkan 50 data pengukuran.

selesai.

bagaimana perhitungannya?
bersambung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar