Senin, 11 April 2016

Walmart Standard

Juni 2016 ntar giliran walmart datang

We now are super sibuk mempersiapkan kelayakan fasilitas terutama yang ada hubungannya dengan "Fire Safety". Walmart sangat peduli dengan safety, buktinya, setiap perusahaan supplier walmart, mereka diaudit fire safety dulu, food safety urusan belakangan.. what a good company... (thumbs)

Just share standard fire safety mereka:

A. FIRE SAFETY
1. Peta Evakuasi
-Ada
-Tanda “anda di sini”
-Sesuai dengan denah pabrik
-Ditulis dengan bahasa Indonesia
-Dipasang di tempat yang dianjurkan
-Dipasang di setiap area produksi
-Dipasang di area yang berkonsentrasi tinggi
-Dipasang di dekat pintu masuk tangga

2. Jalur evakuasi
-Ditandai dengan tanda petunjuk arah
-Bersinar/berpendar
-Tidak terhalang oleh apapun

3. Emergensi exit
-Ditandai dengan emergency exit
-Berpendar
-Exit = dalam bahasa Indonesia

4. Pintu emergensi
-Tidak dihalangi apapun
-Tidak terkunci
-Terdapat pijakan minimal 1 meter sebelum melangkah

5. Jendela emergensi exit
-Tidak terhalang
-Tidak terkunci
-Terdapat pijakan di sisi jalan keluar

B. TRAINING FIRE SAFETY
1. Training emergensi action plan termasuk:
-Mencegah kebakaran
-Prosedur evakuasi
-Penggunaan APAR
-Diberikan kepada seluruh personel setiap 6 bulan
-Diberikan kepada personil baru minimal 1 minggu setelah pertama kerja
-Didokumentasikan

2. Simulasi insiden/evacuaton drills
-Dilakukan 1 tahun sekali (yang memiliki sprinkler atau hydrant
-Dilakukan sekurang2nya 3 bulan sekali (yang tidak memiliki sprinkler / hydrant)
-Didokumentasi
-Diberikan kepada semua lantai dan semua shift
-Diberikan kepada seluruh penghuni bangunan secara bersama-sama

3. Dokumentasi latihan evakuasi harus mencakup
-Tanggal simulasi
-Jumlah partisipan
-Waktu evakuasi

4. Personel tanggap darurat
-Ada di setiap shift, lantai dan bangunan
-Minimal 2 orang per shift
-Mengenakan pakaian khusus personel tanggap darurat

5. Personel tanggap darurat diberikan training, minimal tentang:
-Pemberitahuan kebakaran atau keadaan darurat
-Pelaporan kejadian kepada pihak pemadam kebakaran
-Membantu proses evakuasi pekerja
-Memverifikasi smua pekerja telah dievakuasi
   
C. FACILITY MEASURES (PENILAIAN GEDUNG/FASILITAS)
1. Alarm Kebakaran
-Harus ada
-Ada di area yang tidak occupied by facility
-Terdapat indicator kerusakan di control panel
-Berbunyi
-Terdapat lampu sirine di area bising
-Terkoneksi dengan power dari genset
-Diinspeksi setiap bulan
-Estimasi jarak tempuh ke pintu emergensi harus sesuai dengan standar

2. Pintu emergensi cadangan
-Di lokasi yang berlawanan dengan pintu emergensi pertama
-Bisa diakses melalui jalur yang berdiri sendiri

3. Lampu emergency
-Lampu emergensi dikoneksikan dengan power dari genset

4. Pintu Emergensi
-Berengsel 1 sisi
-Terbuka in the direction of travel dengan single motion
-Tidak tertutup secara otomatis saat menaiki tangga
-Bisa dioperasikan

5. Gedung bertingkat
-Memiliki sekurang-kurangnya 2 rute emergensi secara vertical
-Memiliki tangga yng tertutup

6. Titik Kumpul
-Tersedia
-Ditandai di peta evakuasi
-Diletakkan di setiap rute evakuasi
-Diletakkan di lokasi yang aman
-Tidak terhalang
-Tidak digunakan untuk penyimpanan

7. Ruang childcare (menyusui)
-ada di lantai dasar atau di lokasi yang terpisah dari area produksi

D. PERLINDUNGAN KEBAKARAN
1. APAR
-Tersedia di tiap lantai
-Tersedia di setiap ruangan produksi
-Tersedia di area yang digunakan untuk menyimpan bahan yang dilabeli “flammable”
-Berjarak di atas 1.5 meter (5 kaki) di atas tanah hingga ke ujung APAR
-Tidak terhalang oleh apapun
-Tidak diisi ulang berlebihan dan tidak kurang

2. Inspeksi APAR
-Dilakukan setiap bulan
-Dilakukan setiap tahun oleh pihak ke 3
-Didokumentasikan

3. Fasilias
-Memiliki system sprinkler
-Memiliki control panel yang diset menjadi otomatis jika terdapat pompa
-Memiliki system hydrant

4. Inspeksi sprinkler / hydrant
-Dilakukan setiap 3 bulan sekali (internal)
-Dilakukan setiap tahun oleh pihak ke3
-Didokumentasikan

5. Supply air untuk system sprinkler dan hydrant
-Disimpan di tank suction, elevated, atau reservoir
-Tidak kosong
-Termonitor dengan water level gauge
-Inspeksi kecukupan/kelayakan setiap bulan

6. Fasilitas/gedung
-Harus bisa diakses oleh tim pemadam kebakaran
-Gerbang terkunci dan memiliki petugas
-Gedung adalah tempat tinggal sebelum menjadi fasilitas industri

E. PENCEGAHAN KEBAKARAN
1. Bahan” yang berlabel berbahaya, mudah terbakar
-Tidak disimpan di ruang produksi
-Tidak disimpan di dekat sumber pengapian
-Tidak disimpan di atap bangunan
-Disimpan di container yang berlabel anti-static
-Ada ground
-tidak lebih banyak disimpan di ruang produksi dibanding gudang penyimpanannya

2. Training penanganan bahan berbahaya dan mudah meledak
-Diberikan kepada staff yang bekerja dengan bahan” tersebut atau yang ada di dekat bahan” tersebut
-Didokumentasikan

3. Instalasi kabel elektrik
-Tidak rusak/ exposed
-Tidak ada sambungan

4. Inspeksi kabel
-Dilakukan tiap bulan
-Didokumentasikan

5. Pekerja yang merokok
-Merokok di area merokok
-Tidak merokok di tempat penyimpanan bahan yang mudah meledak
-Area merokok harus ada APAR atau ventilasi

6. Inspeksi Fasilitas/Gedung
-Dilakukan setiap bulan
-Didokumentasikan

7. Tim keamanan kebakaran
-Tersedia
-Mencakup manajemen dan pekerja
-Mencakup perwakilan area yang berbahaya rendah hingga area bahaya tinggi
-Dokumentasi meeting ada

8. Dokumentasi fire safety:
-Harus ada
-Tidak kadaluarsa

9. Harus memiliki minimal salah satu dari:
-Dokumentasi persetujuan pembangunan
-Sertifikat dari teknisi sipil
-Zoning permit/izin area tidak kadaluarsa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar